Додому Berita dan Artikel Terbaru Kalahkan Winter Blues: Bagaimana Desainer Interior Menggunakan Pencahayaan untuk Meningkatkan Mood

Kalahkan Winter Blues: Bagaimana Desainer Interior Menggunakan Pencahayaan untuk Meningkatkan Mood

Hari-hari yang lebih pendek dan langit kelabu di musim dingin dapat berdampak buruk pada suasana hati dan tingkat energi. Namun desainer interior mengatakan perubahan pencahayaan sederhana dapat membuat perbedaan signifikan, mengubah rumah Anda menjadi ruang yang lebih menarik dan membangkitkan semangat. Perbaikan ini tidak memerlukan renovasi yang mahal — seringkali, mengganti bola lampu saja sudah cukup.

Ciptakan Pencahayaan yang Lembut dan Ambien

Lampu di atas kepala yang keras cenderung terasa klinis, jadi desainer menyarankan untuk berfokus pada pencahayaan yang lebih lembut dan berlapis. Menurut Steven Graffam, salah satu pendiri Stivale Graffam Home, “Lampu meja berpendar lembut, lampu lantai pahatan, dan sconce dinding dengan bohlam hangat langsung meningkatkan suasana ruangan.”

Tujuannya adalah untuk menciptakan kolam cahaya, bukan satu sumber terang. Bahan seperti kaca buram atau kertas beras membantu menyebarkan cahaya dengan lembut, membuat ruangan terasa lebih tenang dan mengundang. Hal ini penting karena pencahayaan berdampak langsung pada persepsi kita terhadap suatu ruangan, dan lingkungan yang lebih nyaman mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan.

Pilih Suhu Warna yang Tepat

Temperatur warna, diukur dalam Kelvin (K), menentukan seberapa hangat atau sejuk suatu sumber cahaya. Para desainer sangat merekomendasikan suhu yang lebih hangat selama musim dingin. John Stivale menyarankan untuk tetap menggunakan 2700K untuk kesan nyaman, dan membandingkannya dengan nada keras yang lebih dingin: “Pikirkan cahaya lilin, bukan rumah sakit.”

Mencampur suhu di dalam ruangan juga bisa efektif. Suhu yang lebih dingin untuk perlengkapan di atas kepala (untuk fokus) dan bohlam yang lebih hangat untuk lampu (untuk relaksasi) mendukung pengaturan suasana hati sepanjang hari. DeNeatra Love-Jeffers, pendiri The Love Edit, menjelaskan bahwa menggunakan cahaya yang meniru cahaya siang hari di pagi hari dapat menandakan kewaspadaan, sedangkan cahaya putih yang lebih lembut di malam hari mendorong relaksasi.

Optimalkan Penempatan Lampu

Jangan hanya menempatkan lampu untuk estetika — letakkan lampu di tempat yang sebenarnya Anda gunakan. Graffam menekankan dampak penempatan lampu yang rendah dan dekat dengan area tempat duduk: “Jangan meremehkan kekuatan lampu tepat di tempat Anda ingin meringkuk.” Kedekatan ini langsung menciptakan rasa nyaman dan nyaman.

Gunakan Peredup untuk Mengontrol Suasana Hati

Peredup adalah alat serbaguna untuk mengatur suasana yang tepat. Love-Jeffers menggunakannya secara strategis: “Jika percakapan berlangsung terlalu lama atau jika ada satu atau dua orang yang tersesat tidak mendapat petunjuk bahwa pesta telah usai, saya secara bertahap meningkatkan kecerahan ruangan.” Pencahayaan mengontrol isyarat sosial, namun kehangatan yang lebih lembut mendorong interaksi yang lebih lama dan lebih santai.

Lapisan Sumber Cahaya untuk Keseimbangan

Menggabungkan berbagai jenis pencahayaan (lampu meja, lampu lantai, lampu di atas kepala) adalah kunci untuk menghindari kekerasan. Perpaduan warna hangat dan sejuk memastikan suasana seimbang dan mengundang, dan menghindari tampilan datar dan steril karena hanya mengandalkan satu sumber cahaya.

Prioritaskan Pencahayaan Tugas

Meskipun pencahayaan sekitar menentukan suasana hati, pencahayaan tugas (lampu baca, lampu gantung dapur) harus lebih sejuk dan terang. Love-Jeffers menunjukkan bahwa cahaya yang lebih sejuk meningkatkan kontras, mengurangi ketegangan mata saat membaca atau bekerja. Banyak sakit kepala yang disebabkan oleh pencahayaan redup dapat diatasi dengan beralih ke suhu bohlam yang tepat.

Kesimpulannya, strategi pencahayaan yang didukung desain ini menawarkan cara sederhana namun efektif untuk melawan kesedihan musim dingin. Dengan berfokus pada kehangatan, pelapisan, dan penempatan strategis, Anda dapat menciptakan lingkungan rumah yang mendukung suasana hati, produktivitas, dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Exit mobile version