Ruang lumpur menanggung beban terbesar dari kekacauan musim dingin – salju, lumpur, dan garam menumpuk dengan cepat. Meskipun tidak dapat dihindari, ruang lumpur yang kacau tidak harus berarti jalan masuk yang penuh tekanan. Para profesional kebersihan menguraikan lima kebiasaan sehari-hari untuk menjaga ketertiban dan mencegah kotoran musim dingin mengambil alih.

Mengapa Musim Dingin Memperparah Kekacauan Ruang Lumpur

Kondisi musim dingin memperburuk kekacauan ruang lumpur. Salju, lumpur, dan garam jalanan berpadu menciptakan kekacauan membandel yang lebih sulit untuk diabaikan. Sofia Martinez, CEO Sparkly Maid Austin, menjelaskan bahwa pakaian basah mengering lebih lambat pada suhu dingin, meninggalkan genangan air dan noda garam yang sulit dihilangkan. Jika tidak ditangani, hal ini akan menyebabkan kerusakan lantai dan bau tak sedap.

5 Kebiasaan Sehari-hari Agar Ruang Lumpur Rapi

Kebiasaan-kebiasaan ini mengatasi masalah-masalah inti: mencegah masuknya kotoran, mengelola peralatan basah, dan memberantas barang-barang yang berantakan.

1. Menggandakan Keset: Gunakan keset luar ruangan yang kuat untuk pengikisan awal dan keset dalam ruangan yang dapat dicuci untuk menangkap sisa kelembapan. Martinez menyarankan untuk menempatkan alas dalam ruangan di bawah rak sepatu atau bangku penyimpanan untuk memaksimalkan penangkapan tetesan.

2. Pengeringan Sepatu Proaktif: Jangan biarkan sepatu bot basah. Cathy Orr, salah satu pendiri The Uncluttered Life, merekomendasikan mengeringkan sepatu bot dengan handuk, kipas angin, atau dehumidifier untuk mencegah jamur, lumut, dan bau tidak sedap. Hal ini sangat penting terutama untuk sepatu bot kulit yang dapat mengalami kerusakan permanen.

3. Sistem Pengait Khusus: Tetapkan pengait untuk masing-masing anggota rumah tangga untuk mantel dan wadah untuk aksesori (topi, syal, sarung tangan). Pelabelan atau kode warna membantu menegakkan organisasi. Hanya gantung barang yang sering digunakan untuk menghindari kepadatan; simpan perlengkapan musiman di tempat sampah di atas kepala.

4. Penyedotan Debu Setiap Hari: Garam dan kotoran menumpuk dengan cepat, berpotensi menggores lantai. Martinez menyarankan untuk menyedot debu setiap hari. Untuk noda garam, bersihkan perlahan dengan larutan air hangat dan cuka putih dengan perbandingan yang sama, lalu keringkan. Menyimpan alat pembersih kecil (tisu, penyedot debu, kain) di dalam ruang lumpur akan menyederhanakan proses ini.

5. Penguraian Secara Teratur: Pemeliharaan yang konsisten adalah kuncinya. Hapus item yang tidak perlu secara teratur untuk mencegah penumpukan. Penyisiran mingguan yang cepat membuat ruangan tetap mudah dikelola.

Kebiasaan-kebiasaan ini tidak sepenuhnya menghilangkan kekacauan musim dingin, namun mencegahnya membebani pintu masuk Anda. Dengan mengatasi kelembapan, kotoran, dan kekacauan setiap hari, Anda dapat mempertahankan ruang lumpur yang fungsional dan nyaman bahkan dalam kondisi paling keras sekalipun.

попередня статтяMenghidupkan Kembali Tanaman Hias yang Berjuang: Panduan Praktis
наступна статтяLewati Toko: 6 Barang Rumah Tangga yang Juga Berdebu