Umbi amarilis adalah makanan pokok selama liburan, menghadirkan warna cerah ke rumah bersama poinsettia dan kaktus Natal. Namun banyak orang yang memperlakukannya sebagai tanaman sekali pakai, dan membuangnya setelah selesai mekar. Ini adalah sebuah kesalahan. Dengan perawatan yang tepat, amarilis dapat dipaksa mekar kembali selama bertahun-tahun, mengubah pembelian musiman menjadi tanaman yang tahan lama.
Mengapa Umbi Amaryllis Tidak Harus Menjadi Keajaiban Satu Musim
Kuncinya adalah memahami bagaimana fungsi tanaman tropis ini. Tidak seperti beberapa umbi yang memerlukan stratifikasi dingin yang keras, amarilis hanya memerlukan masa dormansi—masa istirahat yang memicu pembungaan kembali. Prosesnya tidak rumit, namun memerlukan perubahan cara merawat tanaman setelah bunganya memudar. Mengabaikan langkah penting ini berarti kehilangan tanaman yang berpotensi indah dan dapat menghasilkan bunga selama beberapa musim.
Perawatan Pasca Mekar: Menjaga Energi Tetap Mengalir
Setelah bunga amarilis layu, potong bagian pangkalnya. Hal ini mencegah tanaman membuang energi untuk produksi benih. Yang terpenting, jangan membuang dedaunan. Daunnya penting untuk mengisi kembali cadangan energi umbi untuk siklus mekar berikutnya.
Simpan tanaman di tempat yang hangat dan terang, serta sirami secara teratur sepanjang musim semi dan musim panas. Amaryllis mekar hanya sekali atau dua kali setahun, jadi menjaga kesehatan dedaunan akan memastikannya bertahan hingga musim dingin berikutnya.
Menangani Umbi Berlilin: Pendekatan yang Sedikit Berbeda
Amarilis berlapis lilin, sering kali dijual dalam bentuk paksa, memerlukan lebih banyak perhatian. Lilin membuat mereka tetap hidup pada awalnya tanpa memerlukan air, tetapi harus dihilangkan untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang.
Setelah umbi selesai mekar, lepaskan lilin dan kabel pendukungnya dengan hati-hati. Periksa kekencangan umbi: jika masih padat (tidak lunak, coklat, atau lembek), kemungkinan besar umbi akan berakar. Biarkan dedaunan yang tersisa mati secara alami; itu masih menyediakan energi untuk bohlam. Tanam dalam campuran pot yang memiliki drainase yang baik, biarkan sepertiga bagian atasnya terbuka, dan basahi sedikit tanah.
Memaksa Rebloom: Periode Dormansi Enam hingga Delapan Minggu
Langkah terpenting untuk mekar berulang adalah masa dormansi. Amaryllis tidak membutuhkan suhu dingin seperti kebanyakan umbi lainnya; mereka tumbuh subur dalam kondisi sejuk dan kering selama enam hingga delapan minggu. Periode ini harus dimulai sekitar dua bulan sebelum Anda ingin tanaman berbunga lagi—musim gugur sangat ideal untuk mekarnya musim Natal.
Saat dormansi semakin dekat, kurangi penyiraman secara bertahap. Daunnya akan menguning dan mati, ini pertanda baik. Selama bohlam tetap kokoh, ia memasuki fase istirahat yang diperlukan. Simpan umbi pada suhu antara 7–13°C (45–55°F), karena amarilis tidak tahan terhadap embun beku.
“Stratifikasi dingin tidak diperlukan untuk amarilis,” jelas pakar berkebun Kelly Funk. “Mereka secara alami tumbuh subur di lingkungan tropis dan bergantung pada periode dormansi dibandingkan musim dingin.”
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mengubah tanaman liburan sekali pakai menjadi tanaman berbunga yang tahan lama. Jangan membuang umbi amarilis Anda—berikan perawatan yang dibutuhkannya, dan mereka akan memberi Anda bunga mekar dari tahun ke tahun.
