Tumpahan cat kuku yang tidak disengaja pada kain pelapis adalah kecelakaan yang umum terjadi, namun menghilangkan noda secara efektif memerlukan pendekatan strategis. Tidak seperti banyak tumpahan rumah tangga, cat kuku cepat mengeras dan dapat menempel kuat pada serat kain. Pakar pembersih menawarkan metode langkah demi langkah yang jelas untuk mengatasi cat basah dan kering, sehingga mencegah kerusakan permanen pada furnitur Anda.

Aturan Pertama: Jangan Pernah Menggosok

Menurut Lina DaSilva, pendiri Toronto Shine Cleaning, langkah paling penting adalah hindari menggosok cat kuku basah dengan cara apa pun. Menggosok hanya akan mendorong cairan semakin dalam ke kain sehingga noda semakin meluas. Sebaliknya, segera ambil sisa cat dengan sendok atau kartu kredit sebelum menyebar.

  • Gunakan kain putih bersih yang dibasahi dengan penghapus cat kuku non-aseton.
  • Seka noda dengan lembut; mengangkat lurus ke atas daripada menyeret melintasi permukaan.
  • Jangan pernah menuangkan penghapus langsung ke sofa, karena dapat melarutkan bantalan busa di bawahnya.

Mengeraskan Cat Kering dengan Dingin

Untuk cat kuku yang sudah kering, panas bersifat kontraproduktif; itu menempatkan pigmen lebih dalam ke dalam serat. Metode yang disukai adalah memperkuat cat lebih lanjut dengan suhu dingin. Martina Verzini, pemilik Angel Nail Salon Miami, merekomendasikan penggunaan kompres es untuk membuat cat kuku menjadi rapuh.

  • Oleskan kompres es hingga cat menjadi keras dan terkelupas.
  • Angkat potongan cat kuku kering dengan hati-hati menggunakan kartu kredit atau jari Anda, hindari luntur.

Gel Polish: Penghapusan Fisik

Cat kuku gel menghadirkan tantangan unik karena teksturnya yang mengeras dan mengeras. Verzini menyarankan pemindahan fisik sebagai pendekatan yang paling efektif.

  • Oleskan kompres es pada cat kuku gel.
  • Cobalah mengelupas atau mengelupas cat kuku kering menggunakan jari, kikir kuku, atau kartu kredit.

Menggunakan Aseton sebagai Pilihan Terakhir

Aseton adalah pelarut kuat yang sebaiknya digunakan hanya jika metode lain gagal. Komposisi kimianya yang keras memerlukan kehati-hatian yang ekstrim.

  • Jangan pernah mengoleskan aseton langsung ke noda.
  • Celupkan kain bersih atau bola kapas ke dalam aseton dan bersihkan sisa cat.
  • Gunakan bola kapas atau kain segar pada setiap olesan untuk mencegah penyebaran warna.

Pembersihan Akhir: Sabun dan Air

Setelah cat kuku dihilangkan, akhiri dengan menyeka area tersebut dengan sedikit air sabun. Ini menetralkan sisa bahan kimia dari penghilang dan menyegarkan kain. Langkah terakhir ini memastikan tidak ada bahan kimia yang tersisa yang merusak jok seiring waktu.

Ringkasannya: Tindakan cepat dan teknik yang tepat adalah kunci untuk menghilangkan cat kuku dari sofa Anda secara efektif. Menghindari menggosok, menggunakan air dingin untuk cat kering, dan menggunakan aseton dengan hati-hati adalah strategi inti untuk mengawetkan furnitur Anda.